HPP (harga pokok produksi) adalah modal untuk mencetak satu barang: filament, listrik, dan biaya mesin, ditambah biaya lain kalau ada. Di halaman Hitung HPP (di aplikasi, menu Usaha) kamu cukup mengunggah file hasil slice untuk melihat angkanya.

Unggah file
Pakai file yang sudah di-slice, karena berat filament dan lama cetak diambil dari situ:
.gcode.3mfdari Bambu Studio atau OrcaSlicer, atau.gcodebiasa dari slicer mana pun (Creality Print, PrusaSlicer, Cura, dan lain-lain).
File mentah (.stl, .3mf tanpa hasil slice) bisa diunggah di Library model (di aplikasi, menu Produksi) lalu di-slice di Sakvora. Semua file yang pernah diunggah tersimpan di Library.
Pilih printer
Pilih printer yang akan dipakai supaya daya dan biaya mesinnya ikut printer itu. Belum punya printer di Sakvora? Pilih printer sementara dan isi watt, biaya mesin per jam, serta harga filament per kg.
Baca hasilnya
Sakvora menampilkan HPP per plate dan per pcs (kalau satu plate berisi beberapa barang, isi jumlahnya). Rinciannya terlihat: berapa gram filament, berapa jam, berapa rupiah listrik dan mesin. Kalau ada angka yang belum diisi, Sakvora memberi tanda belum lengkap supaya kamu tidak salah menentukan harga.
Simulasi harga jual
Isi harga jual per pcs dan pilih kanal penjualan (misalnya Shopee dengan potongannya) untuk melihat untung atau rugi. Kalau toko online sudah diatur, tampil juga harga toko untuk 1, 5, dan 10 pcs. Hasilnya bisa disimpan sebagai produk supaya bisa dipakai di order.
Overhead (sewa, gaji tetap, internet) dibagi ke semua barang yang lolos QC dalam sebulan. Isi angkanya di Tarif produksi (di aplikasi, menu Pengaturan) supaya HPP perkiraan lebih mendekati kenyataan.
Lanjut ke Printer manual dan catat job.